Analisis Kadar Particulate Matter 10 dan Keluhan Pernapasan pada Pedagang Pinggir Jalan di Kelurahan Pekan Labuhan Kota Medan
Abstract
Jalan Pekan Labuhan merupakan salah satu jalur transportasi dan distribusi logistik yang menghubungkan Kota Medan dengan Kecamatan Medan Belawan. Tingginya aktivitas kendaraan di kawasan tersebut berpotensi meningkatkan konsentrasi partikulat di udara, khususnya Particulate Matter dengan diameter aerodinamis ≤10 µm (PM10), yang dapat memengaruhi kesehatan pernapasan masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menggambarkan konsentrasi PM10, karakteristik individu, dan keluhan pernapasan pada pedagang pinggir jalan di Kelurahan Pekan Labuhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 24 pedagang yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengukuran konsentrasi PM10 dilakukan menggunakan DustTrak Aerosol Monitor TSI Model 8533, sedangkan data karakteristik individu dan keluhan pernapasan dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM10 pada ketiga titik pengamatan telah melampaui baku mutu udara yang digunakan sebagai acuan, yaitu 75 µg/m³. Selain itu, sebanyak 17 responden (70,8%) melaporkan keluhan pernapasan berupa batuk, pilek, dan sesak napas. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya konsentrasi PM10 di kawasan penelitian disertai dengan adanya keluhan pernapasan pada sebagian besar pedagang yang menjadi responden. Upaya pengendalian paparan perlu dilakukan melalui pengawasan emisi kendaraan, perbaikan infrastruktur jalan, serta peningkatan perlindungan pedagang dari paparan debu selama beraktivitas.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Riana Ompusunggu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

