ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN DENGAN PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP NYERI DADA JANTUNG PASIEN SINDROM KORONER AKUT (SKA)
Abstract
Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular yang terjadi akibat gangguan aliran darah ke otot jantung dan umumnya ditandai dengan nyeri dada. Nyeri yang tidak tertangani secara optimal dapat meningkatkan beban fisiologis pasien dan berisiko memperburuk kondisi klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan asuhan keperawatan kegawatdaruratan dengan pemberian terapi dzikir sebagai intervensi komplementer untuk membantu menurunkan nyeri dada pada pasien SKA. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Intervensi diberikan kepada dua pasien SKA melalui terapi dzikir yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Pain Rating Scale (NPRS). Hasil menunjukkan bahwa skor nyeri pada kedua pasien mengalami penurunan dari 4 menjadi 1 setelah pemberian terapi dzikir. Penurunan tersebut menunjukkan perubahan kategori nyeri dari sedang menjadi ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi dzikir berpotensi digunakan sebagai intervensi komplementer untuk membantu mengurangi nyeri dada pada pasien SKA. Penerapannya dalam praktik keperawatan dapat mendukung pendekatan perawatan yang memperhatikan kebutuhan fisik dan spiritual pasien.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 aldi firmansyah M.Sofyan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

