Hubungan Dukungan Keluarga dalam Merawat Lansia Hipertensi dengan Derajat Hipertensi di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang
Keywords:
Derajat hipertensi, dukungan keluarga, lansiaAbstract
Derajat hipertensi menjadi masalah karena tekanan darah yang semakin tinggi meningkatkan risiko komplikasi serius pada berbagai organ tubuh. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, otak, ginjal, pembuluh darah, dan mata. Komplikasi seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, retinopati hipertensif, dan penyakit arteri perifer sering kali muncul akibat tekanan darah tinggi yang terus-menerus. Dukungan keluarga adalah suatu bentuk perilaku melayani yang dilakukan oleh keluarga baik dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, informasi, penghargaan/penilaian keluarga saat sehat maupun sakit, terutama pada lansia yang beresiko mengalami komplikasi serius dukungan keluarga diyakini berperan penting dalam pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam merawat lansia hipertensi dengan derajat hipertensi di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan dilakukan pada18-31 Desember 2024 dengan jumlah sampel 96 orang. Data dikumpulkan menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil univariat menunjukkan 50 (52,1%) orang memiliki dukungan keluarga baik dan 46 (47,9%) orang memiliki hipertensi derajat 2. Uji chi square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dalam merawat lansia hipertensi dengan derajat hipertensi ( p value 0,000). Penelitian ini diharapkan lansia dapat menerapkan gaya hidup sehat dan rutin dalam mengontrol tekanan darah.
References
Angshera et al., 2020. (2024). Dukungan Keluarga dalam Merawat Lansia yang Mengalami Hipertensi di Desa Pacekulon Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Jurnal Kesehatan, 13(1), 28–37.
Apriza Yanti, C., & Muliati, R. (2019). Pengaruh Pemberian Jus Semangka Merah dan Kuning Terhadap Tekanan Darah Lansia Menderita Hipertensi. Jurnal Endurance, 4(2), 411. https://doi.org/10.22216/jen.v4i2.4213
Ayu et al. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 248–256.
Cheristina. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga. Jurnal Fenomena Kesehatan, 1(01), 51–56.
Hanum, S., Puetri, N. R., Marlinda, M., & Yasir, Y. (2019). Hubungan Antara Pengetahuan, Motivasi, Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 10(1), 30–35. https://doi.org/10.32695/jkt.v10i1.28
Juita, D. R., & Shofiyyah, N. A. (2022). Peran Keluarga Dalam Merawat Lansia. Jurnal Agama Sosisal Dan Budaya, 5(2), 2599–2473.
Kemenkes. (2020). Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hipertensi Pada Lansia. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 74. https://doi.org/10.35914/tomaega.v3i2.369
Lilis, Murtaqib, M., & Kushariyadi, K. (2020). Hubungan antara Efikasi Diri dengan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Silo Jember. Pustaka Kesehatan, 8(1), 17. https://doi.org/10.19184/pk.v8i1.10891
Mahadewi. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pencegahan Hipertesni Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 4567–4574. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.16970
Ningsih, N. R. W., Sari, R. E., Wardiah, R., M.Ridwan, & Ivanti, R. (2021). Pemanfaatan Posbindu Ptm Oleh Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu (JITKT), 2(1), 66–72. https://ejurnal.poltekkes-tanjungpinang.ac.id/index.php/jkstl/article/view/15/24

