Asuhan keperawatan pada Tn. S Dengan bronkopneumonia di ruang isolasi RSUD Bangkinang
Abstract
Bronkopneumonia adalah infeksi saluran napas akut yang menyerang parenkim paru-paru, ditandai dengan gejala sesak napas, batuk berdahak, demam, dan penurunan kemampuan aktivitas. Penyakit ini sering dijumpai di ruang isolasi rumah sakit dan membutuhkan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perawatan pada pasien dengan bronkopneumonia yang mengalami gangguan pembersihan jalan napas, pola napas tidak efektif, dan intoleransi aktivitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada pasien Tn. S, usia 73 tahun, yang dirawat di RSUD Bangkinang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi medis. Diagnosa perdarahan yang ditegakkan adalah pembersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan akumulasi sekret, pola napas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan frekuensi napas dan penggunaan otot bantu, serta intoleransi aktivitas berhubungan dengan kecukupan suplai dan kebutuhan oksigen saat beraktivitas. Intervensi yang dilakukan antara lain latihan batuk efektif, terapi oksigen, manajemen energi, serta edukasi pasien dan keluarga. Hasil evaluasi setelah tiga hari menunjukkan perbaikan kondisi pasien, ditandai dengan penurunan frekuensi pernafasan, peningkatan efektivitas batuk, dan kemampuan pasien melakukan aktivitas ringan. Asuhan kematian yang terencana dan sistematis terbukti mampu meningkatkan kondisi pasien dengan bronkopneumonia.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 2214401042 Sintya, Apriza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

