Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Community Acquired Pneumonia (CAP) di Ruang Isolasi RSUD Bangkinang Tahun 2025
Keywords:
Asuhan Keperawatan, Community Acquired Pneumonia, Diagnosa Keperawatan, Intervensi KeperawatanAbstract
Community Acquired Pneumonia (CAP) merupakan infeksi paru yang terjadi di luar lingkungan rumah sakit dan ditandai oleh infiltrat paru, batuk produktif, serta sesak napas. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh faktor risiko seperti usia lanjut, kebiasaan merokok, penyakit paru kronis, dan penurunan daya tahan tubuh. Laporan kasus ini bertujuan mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan CAP di ruang isolasi RSUD Bangkinang tahun 2025. Subjek penelitian adalah seorang pasien laki-laki berusia 72 tahun dengan diagnosis medis CAP. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang berupa foto toraks dan pemeriksaan laboratorium. Berdasarkan hasil pengkajian, ditegakkan tiga diagnosis keperawatan, yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan gangguan pola tidur. Intervensi yang diberikan meliputi teknik batuk efektif, latihan napas dalam, posisi semi Fowler, dan edukasi tidur sehat. Evaluasi selama tiga hari menunjukkan perbaikan kondisi pasien pada ketiga diagnosis keperawatan, sehingga sebagian besar masalah keperawatan dapat teratasi. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi keperawatan yang terencana dan komprehensif berkontribusi terhadap peningkatan kondisi klinis pasien CAP.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Dina Setya Ningsih, Apriza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

